TIPS LARIS: Ingin Sukses? Pancing Konsumen Dengan Push And Pull Marketing

JAKARTA - Anda tidak bisa selamanya memaksakan sesorang untuk membeli barang Anda. Demikian juga sebaliknya, Anda tidak bisa selamanya pasiif dan menanti pembeli. Oleh karena itu, Anda bisa melakukan pendekatan dengan cara push and pull marketing.

Perbedaan utama antara push and pul maketing terletak pada bagaimana cara kita ingin mendekati konsumen. Dalam mendorong pemasaran, idenya adalah mempromosikan produk dengan mendorong mereka. Untuk push marketing, pertimbangkan penjualan di toko bahan dari produk yang Anda punya.

BERITA TERKAIT +

Di sisi lain, dalam menarik pemasaran, idenya adalah untuk menarik perhatian pengikut setia dan menarik konsumen ke produk yang akan dijual. Contohnya adalah “Porsche” dan “Lamborghini”, yang tidak perlu lagi beriklan, karena konsumen mendatangi mereka.

Push Marketing

Push marketing adalah strategi promosi dimana bisnis mencoba membawa produk mereka ke pelanggan. Istilah “push” berasal dari gagasan bahwa pemasar berusaha mendorong produk mereka ke konsumen.

Taktik penjualan yang umum termasuk mencoba menjual barang dagangan secara langsung ke pelanggan melalui showroom perusahaan dan bernegosiasi dengan pengecer untuk menjual produk mereka untuk pelanggan, atau memasang display point-of-sale. Seringkali, pengecer ini akan menerima insentif penjualan khusus sebagai imbalan atas peningkatan visibilitas ini.

Contoh Push Marketing

Salah satu contoh umum push marketing dapat dilihat di department store yang menjual beberapa merek parfum. Merek manufaktur wangi-wangian ini sering menawarkan insentif penjualan ke toserba untuk mendorong produknya ke pelanggan. Taktik ini bisa sangat bermanfaat bagi merek baru yang tidak mapan atau untuk hal baru dalam merek tertentu yang memerlukan promosi tambahan.

Bagaimanapun, bagi banyak konsumen yang diperkenalkan pada parfum di toko adalah pengalaman pertama mereka dengan produk ini, dan mereka tidak akan pernah memintanya jika mereka tidak mengetahuinya.

Pull Marketing

Cara menarik pemasaran di sisi lain adalah dengan mengambil pendekatan yang berlawanan. Tujuan menarik pemasaran adalah membuat pelanggan datang kepada Anda, oleh karena itu istilah “pull”, di mana pemasar mencoba menarik pelanggan.

Taktik penjualan umum yang digunakan untuk menarik pemasaran meliputi promosi media massa, rujukan dari mulut ke mulut dan penjualan yang diiklankan. promosi. Dari perspektif bisnis, tariklah usaha pemasaran untuk menciptakan loyalitas merek dan teruskan pelanggan kembali, sedangkan push marketing lebih memperhatikan penjualan jangka pendek.

Contoh Pull Marketing

Anda sering dapat mengenali kampanye pemasaran yang menarik dengan jumlah iklan yang digunakan. Tarik pemasaran membutuhkan banyak uang iklan yang harus dikeluarkan untuk membuat merek dan produk sebagai nama. Salah satu contohnya meliputi pemasaran mainan anak-anak.

Pada tahap pertama, perusahaan mengiklankan produk tersebut. Selanjutnya, anak-anak dan orang tua melihat iklannya dan ingin membeli mainannya. Seiring meningkatnya permintaan, pengecer mulai berebut mencoba memasukkan produk di toko mereka. Sementara itu, perusahaan telah berhasil menarik pelanggan mereka.

(mrt)

Source

TIPS LARIS: Ingin Sukses? Pancing Konsumen dengan Push and Pull Marketing