Ini ! Efektifkah Menggunakan Masker Untuk Menghindari Abu Vulkanik Gunung Agung?

Efektifkah Menggunakan Masker Untuk Menghindari Abu Vulkanik Gunung Agung?Efektifkah penggunaan masker untuk menghindari paparan bubuk vulkanik tersebut? Simak klarifikasi dokter paru-paru berikut ini. Foto: thinkstock

Jakarta, Publik dianjurkan mengenakan masker untuk menghindari risiko terkena penyakit berbahaya akhir bubuk vulkanik yang keluar dari erupsi gunung, termasuk Gunung Agung, Bali. Namun cukup efektifkah penggunaan masker untuk menghindari bubuk vulkanik tersebut?

“Cukup efektif. Ya, dengan masker bedah cukup efektif. Karena debu vulkanik ia partikelnya agak lebih besar sehingga dapat menghambat masuk ke dalam akses napas,” kata dr Boedi Swidarmoko, SpP(K), seorang hebat paru dari Mayapada Hospital kepada detikHealth.

Ia mengatakan, selama peristiwa berlangsung dan sumber debu vulkanik masih ada, masker wajib digunakan setiap hari. Pentingnya lagi setiap hari pula masker harus diganti dengan yang baru.

“Karena jikalau digunakan terus selama berhari-hari sudah tidak efektif,” tegas dr Boedi.

Baca juga: Begini Cara Mencegah Abu Vulkanik Akibat Erupsi Gunung Agung Masuk ke dalam Tubuh

Sementara itu, masker reusable juga cukup efektif untuk menghindar dari terpajannya bubuk vulkanik, hanya saja harus sering dicuci dan diganti alasannya yaitu masker tersebut menyaring debu vulkanik cukup banyak dikala digunakan terus menerus.

“Itu kita analogikan dengan masker bedah. Itu kan kini banyak yang jual, masker-masker yang banyak sekali motif itu cukup efektif,” pungkasnya.

Baca juga: Erupsi Gunung Agung, IDI: Tenaga Dokter Siap Bantu Bali