Bikin Nangis! Kisah Wanita yang Rela Donorkan Semua Organnya demi Ilmu Medis

Bikin Nangis! Kisah Wanita yang Rela Donorkan Semua Organnya demi Ilmu Medis Foto: Facebook

Jakarta -Ada beberapa cara yang sanggup dilakukan seseorang semoga sanggup bermanfaat bagi khalayak. Salah satunya ibarat yang dilakukan oleh perempuan asal China ini. Ia berniat sanggup menawarkan sumbangsihnya pada dunia medis dengan cara tak biasa.

Kisah perempuan yang mempunyai nama Lou Tao ini menjadi viral di media sosial. Lou menderita penyakit skelerosis lateral amytrophic (ALS), yaitu disfungsi otot dan menciptakan otot menjadi lemah. Tahu hidupnya tak akan usang lagi, Lou dengan murah hati memutuskan akan menyumbangkan organnya.

Mahasiswa doktoral Universitas Peking, Beijing ini menemukan fakta bahwa ia menderita penyakit mematikan itu pada Oktober 2015. Saat itu, Lou tak sanggup menggerakkan jari kakinya dan merasa lemah secara fisik. Ia pun menjalani beberapa tes sampai kesudahannya didiagnosis mengidap ALS.

Meski dirawat di ruang perawatan intensif, perempuan berusia 29 tahun ini memutuskan untuk mengalah pada kondisinya. Lou telah mendapatkan tamat hayat yang mungkin akan cepat tiba menghampirinya. Dengan pikiran yang sehat, Lou pun menulis surat wasiat.

“Setelah saya meninggal dunia, saya ingin menawarkan kepala saya untuk keperluan medis dan penelitian dengan keinginan penyakit motor neuron sanggup segera diatasi sehingga penderita penyakit ini sanggup menghilangkan rasa sakitnya,” tulis Lou pada surat wasiatnya ibarat dilansir People’s Daily China.

“Tolong turuti usul ini. Saya menyumbangkan semua organ saya yang lain kepada pasien yang membutuhkan, selagi sanggup membantu menyelamatkan nyawa mereka,” tambahnya.

Meski orangtua Lou merasa hancur dan sedih, mereka telah menyetujui wasiat anaknya dan menandatangani sebuah dokumen dukungan organ insan dari Lou pada Oktober kemarin. Selain itu, Lou juga menyatakan tak menginginkan pemakaman, dan menentukan abunya disebarkan di sungai Yangtze.

“Tolong biarkan saya pergi dengan tenang, tanpa jejak, seperti saya belum pernah berada di dunia ini,” pinta Lou lagi.

“Makna hidup tak ditentukan oleh berapa usang atau pendeknya hidup. Sebaliknya, itu diukur dari kualitas kehidupan seseorang,” tulisnya.

Keberanian Lou ini telah menyentuh banyak hati masyarakat China, dan berhasil mengumpulkan 1 juta yuan atau setara dengan Rp 2 miliar untuk perawatannya. Netizen pun masih sangat berharap kalau Lou sanggup pulih dan sembuh dengan ajaib.
Sumber detik.com