Baca ini : Cegah Flu dan Pilek dengan Ikuti 10 Pola Makan Ini (1)

Foto: Getty ImagesFoto: Getty Images

Berita penting – Jakarta – Flu dan pilek sering melanda ketika ekspresi dominan hujan. Agar tak terjangkit keduanya, perkuat daya tahan badan dengan terapkan referensi makan yang tepat.

Menerapkan referensi makan yang sempurna bisa jadi senjata ampuh untuk cegah flu dan pilek. Health With Food (27/9) merangkum 10 referensi makan yang efektif cegah penyakit langganan di ekspresi dominan pancaroba ini.

1. Tambah Asupan Allicin

Bawang putih yang mengandung anti kuman bisa tangkal flu.Bawang putih yang mengandung anti kuman bisa tangkal flu. Foto: Getty Images


Sejak dulu, bawang putih banyak digunakan untuk obati banyak sekali penyakit, termasuk flu dan pilek. Banyak penelitian terbaru mengatakan acara anti-bakteri dan anti-virus bawang putih melawan nanah berasal dari senyawa allicin. Senyawa ini ditemukan pada bawang putih yang sudah dihancurkan atau dicincang. Allicin juga sanggup ditemukan pada flora lain dari keluarga Allium ibarat bawang merah dan bawang bombay.

Baca juga: Agar Tak Praktis Kena Flu Peneliti Anjurkan Tambah Asupan Makanan Kaya Vitamin D

2. Kurangi Makanan Tinggi Gula

Hindari makanan anggun semoga tetap sehat. Hindari makanan anggun semoga tetap sehat. Foto: iStock


Ada bukti ilmiah berpengaruh mengatakan bahwa gula menurunkan fungsi kekebalan tubuh. Ketika sel darah putih yang bertugas menjaga sistem kekebalan badan terkena kadar gula tinggi, kemampuan mereka melawan kuman menurun secara signifikan. Sehingga badan lebih rentan terhadap semua infeksi. Selain itu, gula mengurangi beberapa vitamin penting penangkal flu termasuk vitamin C, E dan B.

3. Perbanyak Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin C

Buah jeruk yang mengandung vitamin C.Buah jeruk yang mengandung vitamin C. Foto: iStock


Vitamin C semenjak usang dipercaya sebagai obat flu. Sebuah studi mengatakan konsumsi takaran besar vitamin C sebelum serangan flu bisa mempersingkat durasi tanda-tanda dan bahkan mencegah tanda-tanda flu sepenuhnya. Vitamin C diyakini bertindak melawan virus flu dengan cara merangsang sel darah putih yang melindungi badan dari virus.

4. Jangan Minum Susu

Susu sapi.Susu sapi. Foto: iStock


Susu diduga mendorong terjadinya penumpukan lendir di tenggorokan yang artinya memperburuk tanda-tanda flu. Namun, hasil penelitian yang mendukung penghindaran susu untuk mengobati flu masih terbatas dan karenanya tidak meyakinkan.

Cara terbaik untuk mengetahui apakah membatasi asupan susu membantu mengurangi tanda-tanda hirau taacuh yakni dengan bereksperimen sendiri ketika Anda alami flu. Lihat apakah susu memperburuk flu atau tidak

5. Tambah Asupan Zinc

Daging merah mengandung zinc.Daging merah mengandung zinc. Foto: GettyImages


Zinc meningkatkan sistem kekebalan badan dan sanggup mengurangi intensitas tanda-tanda flu serta durasi pilek. Ini alasannya zinc memproduksi penghilang kuman dalam sel darah putih dan mempertahankan kelancaran kelenjar timus yang terlibat dalam regulasi sistem kekebalan tubuh.

Zinc membutuhkan vitamin B6 untuk absorpsi yang sempurna di usus. Zinc bisa ditemui dalam banyak sekali makanan ibarat tiram, daging merah, dan unggas.
Zinc dari sumber flora ibarat kacang-kacangan, kacang polong, dan biji-bijian mempunyai jenis yang berbeda dari yang ditemukan pada sumber hewani dan tidak gampang digunakan oleh tubuh. Lain halnya dengan gandum yang merupakan sumber zinc yang baik yang sanggup dengan gampang digunakan tubuh.
Sumber detik.com